"Mendengarkan suara dari langit baik berupa simfoni suara hujan, gemuruh awan, gelegar halilintar, atau rentetan kilat bersabung seringkali menjadi pemantik munculnya ide. Semua itu pada hakikatnya merupakan elemen paling dasar di dalam hidup, yakni air, udara (angin), api (cahaya), selain elemen tanah (bumi) yang kita pijak ini. Memahami suara dari langit dalam proses kreativitas penulisan puisi berarti mencoba menafsirkan sasmita, pertanda alam, pesan-pesan semesta yang merupakan ejawantah dari pesan keabadian." (Yanti Sri Budiarti)

"Menulis puisi adalah cara untuk tidak menjadi gila di tengah-tengah kegilaan hidup. Menulis puisi adalah cara untuk berbicara kepada para penguasa yang sudah tak punya rasa. Menulis puisi adalah cara untuk mencintai tanah, air, udara, dan kekasih. Karena itu, saya tak akan berhenti menulis puisi. Saya menulis puisi supaya tetap berpikir. Saya berpikir supaya tetap ada" (Agus Nasihin)


Selasa, 11 Januari 2011

MUSIKALISASI PUISI

RADIAN MULTIPLY bersama SUARA LANGIT
dengan bangga mempersembahkan album ke- 2
CINTA MATI DALAM BATU
Musikalisasi puisi Yanti Sri Budiarti dan Agus Nasihin
Pencipta lagu & Penata Musik: A. Bima Sutisna
Format CD - Isi 14 Lagu



* * *
Terima kasih kepada Pencipta Yang Maha Sempurna, Sang Pemilik Kreativitas.
Terima kasih kepada sumber inspirasi: ayah dan ibuku, suamiku, anak-anaku,
saudara-saudaraku, sahabat-sahabatku, kesunyian, kerinduan, malam, bintang,
yang darinya aku banyak belajar.
Terima kasih kepada Kang A. Bima (Sakti) Sutisna yang melalui talentanya
puisiku bisa berlengang-lenggok seirama alunan musik. Puisiku memiliki tenaga
untuk merasuk ke relung sukma dan merambah ke kedalaman jiwa.
Puisiku menjadi hidup dan ramah menyapa setiap hati.
Terima kasih kepada kata-kata yang masih setia menemaniku.
~ Yanti Sri Budiarti ~

* * *

Musik adalah makanan bagi jiwa.
Makanan yang bergizi bagi jiwa  adalah musik yang memiliki kedalaman makna.
Saya sangat tersanjung karena Kang Bima diam-diam telah mengangkat puisi-puisi saya menjadi lagu-lagu yang menyentuh jiwa. Puisi-puisi saya mungkin sangat pribadi, tetapi puisi (karya sastra) diciptakan agar setiap orang yang membacanya mendapatkan pengalaman orang lain yang mungkin tidak dialaminya.
Awalnya yang membaca puisi-puisi saya dapat dihitung dengan jari (mahasiswa saya karena terpaksa, teman- teman dekat, atau anak dan istri), sekarang sudah dapat didengarkan oleh orang banyak.
Terima kasih kepada A. Bima Sutisna, Ens Hengky, Suara Langit, dan Aktor Orchestra yang telah menghabiskan waktunya untuk berkhidmat kepada saya dan setia mengiringi dalam setiap pentas.
 ~ Agus Nasihin ~

* * *

Rabu, 05 Januari 2011

BUKU ANTOLOGI PUISI


Inilah puisi-puisi Yanti Sri Budiarti & Agus Nasihin.
Anak kandung kata-kata yang diterbitkan dalam buku antologi 

Pengantar: Agus R. Sarjono
Penerbit: Radian Press - Bandung
Ukuran 14x21 cm
Dilengkapi CD Musikalisasi Puisi / Album Cinta Mati dalam Batu
Harga Eceran: Rp 60.000,-

* * *
"Maka dengan ini saya nyatakan kalian sah sebagai suami-istri di pelaminan buku puisi.
Semoga apa yang sudah dipersatukan dengan puisi tidak dapat dipisahkan
dengan prosa kerungsingan hidup sehari-hari.
Selamat berbahagia, juga buat pembaca."
~ Agus R. Sarjono ~

* * *


"Beberapa puisi karya Agus banyak kejutan yang tak terduga,
sedangkan pada puisi-puisi Yanti lebih banyak menghanyutkan.
Kejutan dalam puisi selalu menghanyutkan,
kehanyutan menulis puisi selalu mengejutkan!”
 ~ Matdon (Rois 'Am Majelis Sastra Bandung) ~



===============================================================
Untuk Pembelian / Pesan Antar Wilayah Bandung hubungi:
SANGGAR BUKU
Telp. / SMS: 022 9526 1794

* * *
RADIAN PRESS
Jl. Pelindung Hewan No. 27 Bandung 40243
Telp./SMS: 02270695381; 08156422678



Kios Sastra - Majelis Sastra Bandung
KEBUN SENI - Jl. Tamansari No. 69
Parkir 3 Kebun Binatang Bandung

 atau dapatkan di bursa buku Palasari Bandung
Informasi lengkap menyusul.